5 Harta yang Wajib Dizakati

Zakat wajib pada benda-benda berikut :

  1. Dari Hewan adalah unta, sapi (termasuk kerbau) dan domba.
  2. Dari Buah-buahan adalah kurma dan anggur.
  3. Dari Biji-bijian adalah seperti gandum, kacang, dan beras serta makanan pokok yang dimakan pada keadaan normal.
  4. Dari perhiasan adalah emas dan perak.
  5. Dari non emas dan perak adalah harta dagangan.

Sumber : Kitab Syarah Sittin Masalah, Penyusun : Syekh Ahmad Romli

11 Fardlu atau Rukun Shalat Jenazah

Fardlu atau Rukun Shalat Jenazah ada 11 yaitu :

  1. Berdiri bagi yang mampu, sebagaimana shalat fardhu lainnnya. Lain halnya orang yang tidak mampu.
  2. Niat
  3. Menyinggung kefardhuan shalat, namun tidak wajib menyinggung kifayah nya Hendaknya seseorang mengucapkan untuk membantu hati :

اُصَلِّيْ عَلَى هَذِهِ الْجَنَازَةِ فَرْضاً

“Aku menyalati Jenazah ini dengan fardlu”

Atau makmum berniat :

اُصَلِّيْ عَلَى مَنْ صَلّى عَلَى الْإِمَامُ

“Aku menyalati orang yang dishalati oleh Imam”

ketahuilah bahwa niat menjadi imam itu sunat dalam shalat jenazah, seperti shalat-shalat lainnya, kecuali shalat Jum’at, di mana niat jamaah merupakan syarat. Dan bahwa niat menjadi makmum, niat mengikuti atau niat jamaah itu merupakan syarat dalam shalat jenazah

4. Takbiratul Ihram

5. Takbir kedua

6. Takbir ketiga

7. Takbir Keempat

8. Membaca Surat Al fatihah seperti shalat-shalat lainnya

9. Membaca Shalawat kepada Nabi shalallallahu alaihi wa sallam setelah takbir kedua

10. Doa minimal untuk jenazah secara khusus setelah takbir ketiga

Minimal doa ini adalah :

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ اَللَّهُمَّ ارْحَمْهُ

“Ya Allah ampunilah dia, Ya Allah rahmatilah dia”

Dan doa lain yang menyerupainya.

11. Salam pertama, seperti shalat lainnya.

Sumber :

Kitab Syarah Sittin Masalah , Karya Syekh Ahmad Romli

Haram Menyentuh Wanita yang Bukan Muhrim

Hukum Menyentuh kulit wanita non muhrim tanpa penghalang adalah haram

Meskipun dengan penghalang namun dengan syahwat itupun hukumnya haram

Hal itu dijelaskan dalam kitab sullamut taufiq

Diantara yang termasuk dalam maksiat tangan adalah : menyentuh wanita yang bukan muhrim tanpa penghalang atau dengan penghalang namun dengan nafsu syahwat

Ini juga landasan kenapa pacaran kurang pantas dilakukan oleh remaja muslim , salah satunya adalah karena orang pacaran identik dengan pegangan tangan, gandengan, minimal ada sentuhan kulit antara keduanya. dan ini mutlak haram hukumnya.

Rasulullah saw bersabda :

لَأَنْ يُطْعَنَ فِي رَأْسِ أَحَدِكُمْ بِمِخْيَطٍ مِنْ حَدِيْدٍ خَيْرٌ لَهُ مِنْ أَنْ يَمَسَّ امْرَأَةً لاَ تَحِلُّ لَهُ
“Kepala salah seorang ditusuk dengan jarum dari besi itu lebih baik baginya daripada menyentuh wanita yang tidak halal baginya.” (HR. Ath-Thabarani)

Bersalaman 

Timbul masalah, bagaimana cara bersalaman dengan wanita yang bukan muhrim misal sewaktu idul fitri  ?

jawab : Tetap haram bersalaman dengan wanita bukan muhrim , karena keduanya menempelkan kulit. kalau mau bersalaman caranya adalah dengan menelungkupkan kedua telapak tangan dan diletakkan di depan dada. Dengan demikian keduanya terhindar dari bersalaman sentuhan kulit.

Wallahu a’lam

Syarat Membaca Al Fatihah di dalam Shalat

Syarat2 nya :

1. Tertib, atau urut ayat2 nya

2. Berkelanjutan artinya tidak boleh diselingi dengan hal lain

3. Menjaga tasydid

4. Tidak keliru yang merubah artinya

5. Bacaannya bisa didengar oleh telinganya sendiri

6. Tidak diselingi dengan dzikir yang lain

Sumber : Al Mabadiul Fiqhiyah juz 3 hal 22

Rukun Shalat

Rukun Shalat ada 13 , yaitu :

1. Niat yang berbarengan dengan Takbiratul Ihram

2. Berdiri bagi yang mampu untuk shalat fardlu

3. Takbiratul Ihram

4.Membaca Alfatihah

5. Ruku dengan thumaninah

6.I’tidal dengan thumaninah

7. Sujud dua kali dengan thumaninah

8. Duduk diantara dua sujud dengan Thumaninah

9. Duduk akhir

10 Membaca Tasyahud atau Tahiyyaat akhir pada duduk akhir

11. Shalawat atas Nabi saw pada duduk akhir

12. Salam yang pertama

13. Tertib

Sumber : Al Mabadiul Fiqhiyah juz 3 hal 21

Pengertian Sujud Sahwi dan Sebab2 nya

Sujud Sahwi adalah sujud dua kali setelah tahiyyat akhir dan sebelum salam

Sebab2 sujud sahwi :

  1. Meninggalkan sebagian dari sunnah ab’adl shalat *
  2. Melakukan sesuatu karena lupa ,yang sesuatu tsb membatalkan shalat apabila dilakukan dengan sengaja seperti berbicara sedikit karena lupa
  3. Ragu-ragu di dalam rakaat shalat, Maka apabila ragu2 di jumlah rakaat shalat tentukan rakaat yang yaqin ,  sempurnakan shalat kemudian melakukan sujud sahwi
  4. Memindah Rukun Qauli ** yang tidak membatalkan di selain tempat nya seperti mengulang membaca Al-fatihah di dalam ruku’, sujud, atau saat duduk

Keterangan :

* Sunnah Ab’adl ada 7 :

    1. Duduk tahiyyat awal
    2. Membaca bacaan Tahiyyat awal
    3. Membaca shalawat atas Nabi pada tahiyyat awal
    4. Membaca Shalawat atas keluarga Nabi pada tahiyyat akhir
    5. Membaca doa qunut pada shalat shubuh dan shalat witir pada setengah akhir bulan ramadhan
    6. Berdiri untuk membaca doa qunut
    7. Membaca shalawat atas Nabi , keluarga Nabi dan Shahabat Nabi di dalam doa qunut

** Rukun Qauli adalah rukun pengucapan ataurukun  yang diucapkan oleh lisan, ada 5 yakni:

1. Takbiratul Ihram

2.Membaca Al fatihah

3. Membaca Tahiyyat Akhir pada duduk terakhir

4. Membaca shalawat pada duduk terakhir

5. Membaca salam yang pertama

Untuk Rukun qauli , ketika mengucapkan atau membaca suaranya harus bisa didengar oleh telinga sendiri apabila hanya di hati atau hanya berbisik pelan yang telinga sendiri tidak mendengarnya maka tidak sah rukun qauli nya

Sumber : Al Mabadil Fiqhiyah Juz 3 hal 24

Sunnah sebelum Shalat dan Sunnah saat Shalat

Sunnah sebelum shalat :

  1. Adzan untuk shalat lima waktu kecuali di waktu shubuh karena sunnah adan dua kali sebelum shubuh yang pertama di pertengahan malam dan yang kedua setelah terbit fajar
  2. Iqamat
  3. Siwak , siwak sunnah di tiap2 waktu shalat kecuali sesudah zawal untk orang yang berpuasa
  4. Terdapat sutroh untuk mencegah orang lewat di depannya

Sunnah saat shalat, dibagi 2 sunnah ab’adl dan sunnah haiat:

A. Sunnah Ab’adl shalat , ada 7 , yang siapa saja meninggalkannya maka diganti dengan sujud sahwi , yakni :

    1. Duduk tahiyyat awal
    2. Membaca bacaan Tahiyyat awal
    3. Membaca shalawat atas Nabi pada tahiyyat awal
    4. Membaca Shalawat atas keluarga Nabi pada tahiyyat akhir
    5. Membaca doa qunut pada shalat shubuh dan shalat witir pada setengah akhir bulan ramadhan
    6. Berdiri untuk membaca doa qunut
    7. Membaca shalawat atas Nabi , keluarga Nabi dan Shahabat Nabi di dalam doa qunut

B. Sunnah Haiat shalat, ada banyak diantaranya :

  1. Mengangkat kedua tangan setentang bahu saat takbiratul ihram , saat hendak ruku’ , saat bangun dari ruku’, dan saat bangun dari tahiyyat awal
  2. Meletakkan tangan kanan di atas tangan kiri di bawah dada
  3. Membaca doa iftitah
  4. Membaca ta’awudz
  5. Membaca Surat setelah Alfatihah selain makmum , karena makmum mendengarkan bacaan imamnya
  6. Mengeraskan suara pada tempat nya dan menyamarkan suara pada tempatnya
  7. Membaca takbir keras dan pelan
  8. Membaca tasbih di dalam ruku dan sujud
  9. Membaca amin (setelah Alfatihah)
  10. Membaca (“sami’allahu liman hamidah”) pada saat I’tidal
  11. Duduk Iftirasy di semua duduk
  12. Duduk tawarruk pada duduk terakhir (tahiyyat akhir)
  13. Meletakkan kedua tangan di atas kedua paha di dalam tasyahud , tangan kiri terbuka dan tangan kanan menggenggam kecuali jari telunjuk
  14. Membaca salam yang kedua

Sumber : Al Mabadil Fiqhiyah Juz 3 hal 23